NU Metro, 16-12-2020

Sebagai bentuk realisasi program dalam bidang keagamaan dan pendidikan, Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Metro Utara Kota Metro Lampung resmi mendirikan Madrasah Diniyah An Nahdliyyah. Madrasah Diniyah yang diselenggarakan oleh MWCNU Metro Utara ini didirikan di atas tanah wakaf Bernazhir Perkumpulan Nahdlatul Ulama seluas 1.714 M2 yang terletak di Kelurahan Purwosari Kecamatan Metro Utara Kota Metro.

“Madrasah Diniyah An Nahdliyyah ini diselenggarakan dengan menggunakan Badan Hukum Perkumpulan NU dan penyelenggaraannya akan menjadi tanggungjawab dari MWCNU Metro Utara” demikian disampaikan Rois MWCNU Metro Utara Kyai Abdul Hamid.

Sebelum dilaksanakan peletakan batu pertama, santri Pondok Pesantren Ma′arif NU melakukan khataman Al-qur’an. Peletakan batu pertama pembangunan Gedung Madrasah Diniyah tersebut diawali oleh Rois Syuri’ah PCNU Metro KH Zainal Abidin yang didampingi oleh KH. Zamroni Aly selaku Katib PCNU Metro dan KH. Ali Qomaruddin, M.M Al-Hafidz sebagai ketua PCNU Metro, Rois MWCNU Metro Utara Kyai Abdul Hamid serta hadir pula Ismail, S.Ag, M.M selaku Ketua Lembaga Penidikan Ma’arif NU Kota Metro.

Dalam sambutannya, Ketua PCNU Metro menyampaikan bahwa sebagai bentuk kemandirian dan pelembagaan program NU khususnya pada bidang keagamaan dan pendidikan, NU Metro terus berupaya untuk mewujudkan berdirinya Lembaga atau satuan Pendidikan baik yang bersifat formal dalam bentuk sekolah/madrasah maupun non formal dalam bentuk Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah atau Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ).

“Sebelum pendirian Madarasah Diniyah An Nahdliyah di Metro Utara ini juga sudah didirikan dan berjalan Pondok Pesantren Ma’arif NU dan Madrasah Diniyah An Nahdliyah Metro Barat yang semuanya diselenggarakan dengan menggunakan Badan Hukum Perkumpulan NU (BHPNU), tahun depan kita juga merencanakan akan mendirikan Madrasah Diniyah An Nahdliyyah di MWCNU Metro Selatan” lanjut ketua PCNU Kota Metro.

Dengan didirikannya madrasah diniyah dan pondok pesantren NU ini, diharapkan akan dapat mewadahi dan menampung para santri TPQ yang ada di Kota Metro khususnya yang saat ini sudah bergabung dengan Majelis Pembina Madin dan TPQ An Nahdliyyah di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kota Metro yang saat ini sudah berjumlah 61 TPQ.

“Saat ini sudah ada 61 TPQ yang bergabung dengan Majelis Pembina Madin dan TPQ An Nahdliyah yang diharapkan para santrinya akan dapat melanjutkan ke Madrasah Diniyah dan Pondok Pesantren Nahdlatul Ulama. di Lembaga ini juga secara terpadu akan didirikan layanan pendidikan seperti PAUD Al Qur’an dan Kolompok Bermain (Kober)” tutur Ismail Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kota Metro pada kesempatan yang sama. (Manshur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
Website