Institut Agama Islam Ma’arif NU (IAIMNU) Metro Lampung Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam bekerja sama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mustika Bangsa mengadakan Pelatihan Khusus Profesi Paralegal (PKPP) Periode II (41) tahun 2021. 10/11/21.

PKPP bertajuk “Mencetak Calon Paralegal yang Memiliki Integeritas Moral-Integritas Profesional dan Garda Terdepan dalam Mewujudkan Akses Keadilan” diikuti 55 mahasiswa dari Prodi Hukum Keluarga Islam dan Hukum Ekonomi Syariah yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Lantai III kampus IAIMNU Metro Lampung tanggal 10-12 Desember 2021.

Acara di buka dan di tutup langsung oleh Rektor IAIMNU Bapak Dr. Mispani, M.Pd.I., dalam sambuatnya Rektor menyatakan bahwa  PKPP ini sangat penting bagi calon sarjana hukum.

“PKPP ini sangat bagus diikuti oleh mahasiswa calon sarjana hukum, untuk belajar ilmu hukum baik secara teori maupun bagaimana cara menyelesaikan persoalan-persoalan di masyarakat, saya berpesan kepada seluruh peserta PKPP, setelah mengikuti PKPP ini, mahasiswa/i harus siap untuk memberikan penyuluhan hukum, bantuan hukum, dan mampu memediasi perkara-perkara hukum yang ada di masyarakat, dan jadilan Paralegal yang memiliki integritas profesional sekaligus integritas moral”, (ungkap Mispani)

Dekan Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam Wiwik Damayanti, M.E.Sy, menjelaskan bahwa diadakannnya PKPP ini sebagai upaya untuk memperkuat kopetensi keilmuan mahasiswa di bidang hukum, dan kehadiran Paralegal sebagai garda terdepan dalam mewujudkan akses keadilan, khususnya bagi masyarakat pencari keadilan. 

“Fakta yang tak bisa dipungkiri bahwa sebagian besar rakyat di republik ini masih dalam kategori masyarakat kurang mampu (miskin), yang tentunya juga sangat merindukan keadilan hukum di negara ini. Kendati sudah ada advokat, namun menurut jumlahnya sangat terbatas, oleh karena itu keberadaan paralegal sangat vital dan penting untuk mengakomodir kepentingan masyarakat marjinal yang sulit mengakses dan mendapat keadilan hukum,” ungkapnya.

Senada degan itu Ketua Kanwil LBH Musba Lampung M. Subhan Yahya, S.H, M.H., menyampaikan bahwa pembangunan hukum sebagai salahsatu katalisator pembangunan bangsa perlu ditopang dengan sistem hukum nasional yang mantap dengan bersumber pada Pancasila danUUD 45.

“ini penting ditandaskan karena terdapat juga elemen budaya hukum yakni konsepsi-konsepsi abstrak mengenai apa yang baik (sehingga harus dianuti) dan apa yang buruk (sehingga harus dihindari). Konsep negara hukum memberikan jaminan terhadap tegaknya supremasi hukum, dalam konteks ini tidak boleh terjadi kesewenang-wenangan. Terlebih lagi penzoliman terhadap hak-hak kelompok-kelompok masyarakat yang tidak mampu”. tegasnya

“Negara harus menjamin setiap orang berkedudukan sama di hadapan hukum (the equality before the law), bagi masyarakat miskin atau kelompok marginal, agar tidak mengalami kesulitan atau dipersulit jika berhadapan dengan hukum, sehingga perlu diberikan pendampingan hukum”.imbuhya

“Melalui pendampingan inilah mereka akan mendapatkan putusan yang berkeadilan sebagaimana yang seharusnya” tuturnya.

“Untuk mewujudkan akses bantuan hukum serta peningkatan kesadaran hukum masyarakat, maka LBH Mustika Bangsa dan Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam IAIMNU Metro Lampung merasa perlu melakukan langkah nyata berupa penyediaan sumberdaya pemberi bantuan hukum salah satunya dengan melakukan pelatihan paralegal” Lanjut Alumni Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam IAIMNU itu.

PKPP ini mendatangkan pemateri yang sudah kompeten di bidangnya dari Kementrian Hukum dan HAM  Kantor Wilayah Lampung, Ketua Umum Pusat LBH Musba M. Nasir, S.H . Ketua Dewan Pembina Pusat LBH Musba H. Ismail, S.H., M.H, Ketua Kanwil LBH Musba Lampung M. Subhan Yahya, S.H, M.H. // Shulton//

Sesi Foto Bersama Antara Pengurus LBH Mustika Bangsa,Dosen IAIMNU dan peserta Pelatihan Khusus Profesi Paralegal (PKPP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
Website