Meitasari dan Aprezo Pardodi Maba, yang tercatat sebagai mahasiswa dan dosen di Institut Agama Islam Ma’arif NU (IAIMNU) Metro Lampung, mendapat kesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitiannya di 19th Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) 1-4 Oktober 2019 di Hotel Mercure Batavia Jakarta. AICIS merupakan ajang pertemuan ilmiah tahunan berskala internasional bertemakan studi Islam yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementrian Agama RI. Konferensi tahunan yang ke-19 ini mengangkat tema besar, “Digital Islam, Education, And Youth: Changing Landscape Of Indonesian Islam” .

Lebih dari 1000 partisipan mengkuti kegiatan tersebut yang berasal dari dalam dan luar negeri. Terdapat 130 panel  dan 405 paper yang terbagi dalam 20 subtema, lima diantaranya Developing Models of Religious Education to Counter Conservatism and Radicalism, Digitalization of Islamic Texts, Religious Authority and Fatwa in the Digital Age, Islamic Literatures of Milennial Generation dan Islam, Youth and Sosial Media. Adapun peserta panel dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu open panel, selected panel, dan extended panel.

Aprezo Pardodi Maba yang terpilih sebagai Speaker, mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul “I Only Need The Baraka: A Phenomenological Study of Millenial Santri Who Dedicate Their Lives to Be an Abdi Dalem of Kyai at Islamic Boarding School”. Sementara itu, Meitasari yang juga ditunjuk sebagai Chair panel “Era Baru Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Islam” mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul ”Bimbingan Kelompok dengan Teknik Self-Instruction terhadap Self-esteem, Self-Efficacy dan Pengambilan Keputusan Karir”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
Website