Tak kurang dari 10.000 santri yang terdiri dari santri pondok pesantren, santri madrasah, maupun sekolah di satuan pendidikan di LP Ma’arif se Kota Metro ikuti Kirab Hari Santri 22 Oktober, Sabtu (20/10). Dengan menggunakan berbagai atribut “khas Santri” mulai dari bendera NU, Spanduk, Panji-panji, Peci, tak ketinggalan bendera Merah Putih, yang menggelorakan NKRI harga mati.

Karnaval dilaksanakan pada pukul 07.30 WIB, dan sejak pagi ribuan peserta karnaval dari berbagai sekolah dan pesantren di Metro memadati pelataran Masjid Taqwa dan Taman Kota Metro untuk ambil bagian dalam Karnaval Hari Santri di Kota Metro menuju Lapangan Mulyojati Metro Barat tempat dilaksanakannya Perkemahan Hari Santri oleh SAKO Ma’arif.

Karnaval acara peringatan Hari Santri ini dibuka dan dilepas langsung oleh Ketua PC NU Kota Metro Ali Qomaruddin didampingi jajaran Syuriah dan Pengurus NU lainnya.

Ketua PCNU Metro Ali Qomaruddin berpesan kepada para santri di Metro dapat meneruskan perjuangan para santri terdahulu sebagai upaya meneguhkan peran santri dalam bela Negara, dan menjaga Pancasila dan NKRI.

Barisan Karnaval diawali oleh penampilan Marching Band siswa-siswi Pondok Pesantren Roudlotul Qur’an berbaris memanjang mulai depan Masjid Taqwa Metro sampai Jalan Yosudarso. Sepanjang perjalanan, mereka melantunkan sholawat, dan lagu-lagu kebangsaan. turut meramaikan acara. Tak ketinggalan kreasi baju khas karnaval turut mewarnai karnaval hari santri yang diresmikan oleh Presiden Jokowi.

Acar karnaval ini bermuara di Lapangan Mulyojati Metro Barat dilanjutkan pembagian Doorprize kepada para peserta karnaval, selanjutnya kegiatan terfokus pada perkemahan Hari Santri oleh SAKO Ma’arif sampai dengan tanggal 22 Oktober mendatang. [CH]

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
Website