Sebanyak 75 dosen tetap Institut Agama Islam Ma’arif NU Metro, Dengan antusias yang tinggi mengikuti Pembinaan Kelembagaan Kasubdit Ketenagaan Kementrian RI yang diselenggarakan oleh IAIMNU METRO di lantai 3 aula IAIMNU METRO, sabtu (26/08)

Rektor IAIMNU Metro Dr. Mispani, M.Pd.I., berkesempatan hadir menyampaikan arahan dan sekaligus membuka acara. Hadir pula mendampingi Rektor jajaran pejabat pada acara ini.

Dr. Mispani, M.Pd.I., mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan Kualitas Sumber daya manusia, khususnya dosen-dosen tetap yang ada di IAIMNU METRO, serta memberikan wawasan bagi para dosen muda tentang sertifikasi dosen. Adanya program beasiswa 5000 doktor, diharapkan dapat memacu dosen-dosen IAIMNU METRO untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan.

Pada kesempatan ini Drs. A. Syafi’i, M.Ag menjelaskan dalam perguruan tinggi, jika konserfasi ilmu tidak kita imbangi dengan pengembangan ilmu pengetahuan yang baru maka kita tidak akan mendapatkan sesuatu yang baru karena kita hanya mengkonserfasi (mengawetkan) saja, Perguruan tinggi merupakan pusat pengembangan ilmu maka penelitian itu harus menjadi ruh nya perguruan tinggi, jadi para dosen itu harus membiasakan dengan dunia penelitian. Oleh karenanya perguruan tinggi harus mengalokasikan anggaran yang memadai untuk penelitian. Mengingat penelitian itu penting, karena tanpa adanya penelitian ilmu itu tidak berkembang.

Menyikapi pernyataan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi tentang aturan yang memperbolehkan dosen diisi oleh lulusan S1. Selama ini, aturan mewajibkan dosen minimal harus s2 atau tertuang dalam UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen mengharapkan jangan membuat kita kendor untuk melakukan pendidikan yang lebih tinggi lagi.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
Website