KOTA METRO: Lakpesdam News . PC. LP Ma’arif NU Kota Metro Melaksanaan Pelatihan Metode Membaca Al-Qur’an “An Nahdliyah” , ini merupakan bentuk kongrit upaya PC.LP. Ma’arif NU Kota Metro dalam mewujudkan dan pengembangan TPQ di masing-masing satuan pendidikan dibawah naungan  PC.LP. Ma’arif NU Kota Metro dan TPQ yang ada di Masyarakat yang beraflisiasi dengan NU. Dalam pelatihan tersebut langsung di isi dan dipandu oleh Ketua MABIN Pusat BP3Q An-Nahdliyah Tulung Agung Jawa Timur yaitu Bapak KH. Samsud Dluha dan ketua Majlis Pembinan TPQ Pondok Pesantren Lagitan Bapak Khoirul Huda Wahid  ,  acara tersebut dilaksanakan di Aula Institut Agama Islam Ma’arif NU Kota Metro. Selasa, 3 /5/2016.

Menurut Ketua MABIN Pusat BP3Q An-Nahdliyah Tulung Agung Jawa Timur  KH. Samsud Dluha bahwa metode An-Nahdliyah ini dibuat merupakan penyempurnaan dari metode yang sudah ada yaitu  metode “Cara Cepat Membaca Al-Qur’an Ma’arif” .

“setelah melakukan refisi-refisi, maka berdasarkan restu suryah NU tulung Agung KH Ali Sodik, maka metode ini di namakan metode AN-Nahdliyah biar jelas NU nya, dan mulai dikenalkan kepada jamaah sekitar tahun 1990-an” tegasnya.

Menurut ketua pelaksana Drs. Muslan , bahwa pelatihan ini di ikuti oleh 42 peserta yang berasal dari satuan pendidikan yang berada dalam pembinaan PC.LP. Ma’arif Kota Metro mulai dari RA/TK sampai Perguruan tinggi dan dari TPQ atau TPA yang ada di kota metro yang beraflisiasi dengan NU.

“Dengan pelatihan ini diharapkan peserta mampu mengembangkan ilmu yang didapat dalam pelatihan di TPQ/TPA  masing-masing satuan pendidikan, sehingga dapat terjalin jejaring  antara TPQ/TPA di kota Metro yang berbasis Nahdlatul Ulama” Kata Kepala Sekolah SMK Ma’arif 1 Kota Metro itu.

Hadir juga dalam acara tersebut Rois Suryah PC NU Kota Metro  KH. Zainal Abidan,  dan juga ketua Tanfidyah PC NU Kota Metro  KH. Ali Qomaruddin,MM.

Dalam sambutanya Ketua PC NU Kota Metro KH. Ali Qomaruddin,MM mengapresia PC LP Ma’arif NU Kota Metro yang telah melaksanakan kegiatan-kegiatan tersebut dengan mendatangkan narasumber langsung dari pengarang Metode An-Nahdliyah ini. Menurutnya sekarang banyak orang yang menyepelekan nasab keilmuan  lebih-lebih dalam bidang membaca Al-Qur’an, banyak orang belajar qur’an yang tidak langsung melalui gurunya.

“Tidak sah belajar Al-Qur’an dengan tidak berguru atau berhadapan langsung dengan gurunya. Di NU yang namanya sanat keilmuan itu penting, jadi jika warga NU ada yang menyepelekan sanat keilmuan, maka barokah ilmunya wallohu a’lam” katanya.

Ketua PC.LP Ma’arif Kota Kota Metro Ismail, MM mengatakan bahwa pelaksanaan pelatihan ini merupakan pelaksanaan Visi dan MIsi PC LP Ma’arif Kota Metro hingga tahun 2020 yaitu Penguatan Kapasitas dan Mempertegas Identitas.

“ini wujud dari penguatan kapasitas pendidik yang ada di satuan pendidikan Ma’arif NU, dan mempertegas identitas bahwa pemakaian metode An-Nahdliyah yang dilaksanakan di lingkungan NU adalah benar-benar ciri khas TPQ/TPA NU” Ungkapnya

“Dalam pelatihan tersebut peserta tidak di bayar selayaknya pelatihan-pelatihan yang di selengarakan oleh pemerintah, pelatihan ini dilaksanakan bukan dalam rangka mencairkan anggaran, jadi peserta hanya dikasih Ilmu dan buku panduan yang dapat di pedomani dalam melaksanakan metode An-Nahdliyah di satuan pendidikan masing-masing” tambahnya

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
Website