Institut Agama Islam Ma’arif Nahdlatul Ulama (IAIM-NU) Metro dan Universita Selangor (Unisel) Malaysia sepakat menjalin kerja sama. Pendatanganan dilakukan Rektor masing-masing; Dr (Cand) Mispani dan Prof. Dr. Anuar bin Ahmad di Pusat Pengajian Tinggi Kampus Bestari Jaya, Jln. Timur Tambahan 45600 Darul Ehsan, Malaysia, Ahad (29-11).

Dengan adanya nota kesepahaman (MoU) itu, kedua pihak akan saling bertukar mahasiswa, guna menimba pengalaman di kampus mitra. Hal itu, dimaksudkan untuk pengembangan institusi di kedua negara. “Tahun depan, kita akan kirim dua atau tiga mahasiswa kita untuk belajar di Malaysia,” ujar Mispani di kampusnya, Rabu (2-12).

Selain itu, kedua pihak juga bekerjasama dalam pertukaran dosen dan dukungan untuk pembukaan program-program studi baru di kedua perguruan tinggi tersebut. Meskipun Unisel merupakan perguruan tinggi umum, ada program studi yang relevan dengan IAIM-NU yakni Program Studi Pengkajian Islam.

IAIM-NU yang berbasis agama Islam, hampir seluruh program studinya—kecuali Matematika dan Bahasa Inggris, memberikan porsi 70% agama dan 30% umum. Unisel, lanjut Mispani juga ingin menerapkan porsi seperti itu untuk Program Studi Pengkajian Islam dan yang sebaliknya untuk program studi umum.

“Kita sudah berbicara panjang lebar dengan Wakil Dekan Fakultas Pendidikan Unisel Prof. Dr. Jamilah,” jelas Mispani. Dia, katanya, sangat ingin belajar untuk memperbanyak porsi agama sehingga mampu tertanam dalam akhlak setiap mahasiswanya.

Dalam rangka memberi wawasan dan pengalaman baru kedua pihak saling memberi kesempatan kepada pegawainya untuk magang. Sebab, dengan cara itu pegawai yang dimaksud tidak hanya sekadar memperoleh teori dan selebihnya kabar, akan tetapi adalah pengelaman langsung.

Guna semakin mempererat hubungan dan pengembangan, kedua pihak juga sepakat untuk saling bekerjasama atau bertukar hasil dari pengkajian, penelitian, dan seminar. Bahkan, hasilnya kemudian saling dipublikasikan di media masing-masing.

Mispani mengharapkan kerja sama ini juga akan semakin memotivasi seluruh sivitas akademik untuk belajar dan bekerja lebih keras lagi. Sebab, kerja sama itu juga akan memberi kesempatan berharga dan lebih luas lagi untuk pengembangan diri maupun institusi.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
Website