Institut Agama Islam Maarif (IAIM) NU Kota Metro mewisuda sebanyak 468 mahasiswa, Sabtu (11/4). Jumlah wisudawan itu berasal dari tujuh program study.

Rektor IAIM-NU Metro Mispani mengatakan sebanyak 468 mahasiswa yang diwisuda itu terdiri dari Program Ahwal Al-Syakhshiyyah sebanyak 10 mahasiswa,Perbankan Syariah (23 mahasiswa), D-3 Perbankan Syariah (9 Mahasiswa), Pendidikan Agama Islam (198 mahasiswa), Pendidikan Bahasa Inggris (74 mahasiswa), Pendidikan Matematika (86 mahasiswa), dan pendidikan Guru MI (68 mahasiswa).

Untuk wisudawan terbaik, kata Mispani, yakni Agung Wibowo dari program study Pendidikan Bahasa Inggris dengan IPK 3,88, disusul Vivin Nurul Hidayah serta Fatkhiatur Rahmah dari Prodi Pendidikan Guru MI dengan IPK masing-masing 3,85 dan 3,82.

Mispani berharap mahasiswa yag telah lulus tidak cepat puas diri dengan ilmu yang telah didapat, Diharapkan, bias melanjutkan pendidikannya kejenjang yang lebih tinggi lagi. Kalaupun tidak, jangan berhenti untuk menuntut ilmu, kata Mispani,saat memberikan sambutan pada acara wisuda tersebut.

Para wisuda yang telah lulus dan akan memasuki dunia kerja, kata Mispani, diharapkan dapat menjaga nama baik almamater.

Sementara itu,Kasubdit Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama Mastuki mengatakan Institut Agama Islam Negeri maupun swasta harus memperjelas dan mengembangkan identitas sebagai Institusi intelektual professional.jika tidak, jangan salahkan jika masyarakat kemudian memandang sebelah mata terhadap lembaga maupun sarjana yang dihasilkan,ujarnya.

Ia menilai identitas Isntitut Agama Islam satu denganyang lain hendaknya saling terkait dan tidak dipisahkan, terutama menyangkut keislaman.Identitas keislaman para sarjana institute agama islam harus jelas. Islam yang dimaksud adalah islam nusantara yang didakwahkan para ulama sejak abad ke-13,kata dia.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
Website